Ada kesalahan di dalam gadget ini

Selasa, 14 Februari 2012

Gifted and Talented (Anak Berbakat)



Gifted and talented mengandung arti berbakat dan bertalenta. Atau jika dihubungkan dengan personnya maka akan menjadi anak berbakat.
Apakah yang dimaksud dengan anak berbakat?
Mungkin pada umumnya masyarakat mengenal anak berbakat dengan seseorang yang memiliki nilai akademis tinggi berwawasan luas, serta mempunyai keahlian tertentu. Hal ini tidak salah karena memang terdapat bagian-bagian dari yang disebutkan di atas merupakan ciri-ciri anak berbakat. Akan tetapi tidak semua anak yang memiliki ciri-ciri tersebut adalah anak berbakat. kenapa?
"Renzulli (1978) merumuskan konsep pemikiran bahwa keberbakatan itu terbentuk dari hasil interaksi tiga kluster aspek penting, yaitu: kecakapan di atas rata-rata, komitmen tugas yang tinggi dan kreativitas." (Ini saya kutip dari buku Psikologi Anak Luar Biasa oleh Dra. Hj. T. Sutjihati Somantri, M. Si.,psi.). Sehingga jika salah satu dari aspek tersebut tidak ada pada anak tersebut maka anak itu tidak termasuk ke dalam kategori anak berbakat. Selain gifted yang mempunyai 3 unsur tadi, gifted juga disertai dengan talented yang merupakan bidang yang dikuasai si anak.

Akan kita bahas satu persatu unsur-unsur yang menjadi kategori anak gifted.
Unsur yang pertama adalah kecakapan di atas rata-rata atau yang biasa kita kenal dengan inteligensi. Inteligensi diukur dengan IQ IQ sendiri berasal dari bahasa Perancis 'Quetion' yang artinya hasil bagi. Hasil bagi dari apa? tentu saja dari hasil bagi pengukuran inteligensi yaitu

MA/CA x 100 = X

Dengan
MA : Mental Age
CA : Chronological Age atau Calendar Age
X : hasil 

Hasil bagi dari rumus tersebut merupakan IQ yang berasal dari Binnet dan Stanford. Sehingga muncul tes binnet untuk mengetes IQ. Mental age merupakan kemampuan yang dimiliki seorang anak, sedangkan CAnya adalah umur anak tersebut. Untuk anak dengan kemampuan rata-rata maka CAnya sama dengan MAnya. contoh: CA6 tahun saama dengan MA 6 tahun. tetapi untuk anak gifted MAnya lebih besar dari CAnya. Dan untuk anak Gifted mempunyai IQ 2 standar deviasi ke arah kanan. lihat gambar dibawah ini.


Keterangan:
  • warna kuning dan abu (kanan) untuk anak berbakat lebih dari 130
  • warna biru (kanan) untuk anak di atas rata-rata
  • warna hijau (kanan dan kiri) anak rata-rata
  • warna biru (kiri) disebut border line dibawah rata-rata
  • warna kuning serta abu (kiri) untuk anak tunagrahita
Inteligence pun mempunyai beberapa aspek:
  • Memori 
  • Berfikir logis (logical reasoning)
  • Berfikir tilikan ruang (spasial reasoning)
  • Berfikir angka (numerical reasoning)
  • Berfikir verbal (verbal reasoning)
  • Kecepatan melakukan proses sensoris
Yang kedua, anak memiliki kreativitas. ini tidak hanya kreativitas biasa, tetapi anak mampu berfikir divergen (menyebar) yang berkebalikan dengan Inteligence yang bersifat konvergen (memusat). Artinya anak mampu menciptakan suatu pemikiran, tetapi ciptaannya merupakan hal yang tidak pernah terpikir oleh anak-anak lain. Dan syarat kreativitas tersebut adalah Original, Fluently, dan Flexible.
Original berarti hasil pemikiran yang dia sendiri belum pernah melihat tapi sudah terpikirkan, fluently artinya lancar. Misalnya begini, ketika seorang anak ditanya sesuatu yang jawabannya terbuka, Ia dapat menyebutkan tanpa jeda, terlepas hal itu benar ataupun salah. Dan yang dimaksud flexible adalah mampu berfikir dengan cepat meskipun berganti topik pembicaraan serta mampu menyeimbangkan antara berfikir konvergen dan divergen.

Ketiga, Task Commitment. Artinya anak tersebutmempunyai ikatan terhadap apa yang telah dipilihnya dengan ditunjukan lamanya waktu dia mempelajari, frekuensi serta hasil yang dicapai.

Note: IQ tidak sama dengan kognitif, IQ merupakan potensi yang dimiliki anak sejak lahir sedangkan kognitif merupakan hasil pengalaman.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar